Langsung ke konten utama

Bijaklah dalam adilmu

dalam waktu yang singkat banyak cerita yang tertulis
perjalanan panjang tanpa ambisipun,dinilai penuh dengan tujuan yang tak ber akal
sesuatu yang baikpun menjadi nilai tanpa bijak
perbedaan ini jelas tergambar,antara orang bodoh dan orang yang tak bodoh
antar kursi dan lantai tak beralas.
andai saja perbedaan itu menjadi hal indah mungkin akan lebih bermakna.
namun yang terjadi selalu terbailik dalam hal bijak,dan
orang bodoh yang beralas lantailah yang tak pernah dapat bijak itu.
sedangkan orang yang tak bodoh yang ada dikursi,
selalu menjadi prioritas utama dalam mendapatkan kebijakan itu.
dan si pemberi bijakpun tak melihat dan merasakan atau mendengar orang bodoh itu.
dia hanya mendengar celoteh si orang yang tak bodoh itu.
mungkin kini mata adil telah tertutup untuk semua orang bodoh dan si pemberi kebijakan pun
telah hilang hatinya.
hingga penjelasanpun menjadi sia-sia bagi si orang bodoh itu
dan si pemberi bijakpun hanya melontarkan kata "oh".."iya"..."dan saya paham"
hnya untuk menyenagkan siorang bodoh itu.

untuk smua orang bodoh yang ada di lantai tak beralas
jadilah kebaikanmu menjadi nilai yang baik untukmu
jangan berharap adil dari si pemberi bijak,lebih baik bicara lantang agar terdengar
karena kasta pemberi hiduplah yang terlinai lebih mulia dari orang bodoh.

noted :
rangkailah hidupmu tanamlah kebaikan dalam keburukan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragu itu pemberat

Langkahi aral hidup yg penuh dengan keraguan,karena ragu adalah pemberat hidup untuk menjadi sempurna DimataNYA. Rendahkan dirimu tapi bukan untuk rendahkan pribadimu. Nilailah segala sesuatu itu dengan hatimu dengan berserah diri kepadaNYA. Jadikan dirimu lebih mengerti untuk memahami sesamamu tanpa perbedaan. Smua yang didapat hanyalah pemberian dariNYA,takan abadi seperti yang terkira,karena hidup hanya mimpi dan saat kita terbangun kita akan mengerti bahwa kita tlah tertidur dan bermimpi, Semua dariNYA dan akan kembali padaNYA.
              # DUNIA TANPA KOMPROMI # hanya sebuah cerita usang dan tidak layak Karena ini semuanya adalah Bio yang gw buat sendiri. Moga jadi tambah wawasan dan moga jadi tolak ukur antara hidup loe dan hidup gw. Langsung aja ke kisahnya. Selamat menyimak ... Kisah ini gw mulai sejak gw masih duduk di stm, sekolah gw di stm che-chos, itu nama beken sekolah gw, Nama yang bagus dengan kualitas yang terbatas, dan dizaman gw di sekolah itu, jujur ​​aja banyak kriteria tipe orang2 yang ane , banyak yang seakan-akan berjiwa besar, mimpi yang selalu tinggi tanpa batas, "seperti Ranting pohon yang telah rapuh lalu terlepas dari tangkai dan dahanya lalu iya tak ingin menyentuh Tanah, tpi iya ingin meraih awan yang menurutnya indah bergelombang, yang berhiaskan warna - warni indahnya pelangi, tanpa disadari dia adalah ranting pohon "itulah sifat dan karakter orang-orang yang telah banyak aq lihat di sekolahan CHE-CHOS (yg katanya beken) n...

Berjalan tuk menerima

Apa yang terpikir blum tentu hasil nyatanya sesuai Apa yang tidak terlihat blum tentu tidak terlihat,dan Apa yang terlihat baik tanpa terpikir blum tentu baik atau sebaliknya.. Memang ini sperti kata khiasan yang indah walaupun tanpa syair dan tak bermakna,yakinlah ini tlah terjadi dlam lingkup yang terbalut dengan ramainya siPendosa. Terkadang Arah hidup yang melelahkan mengarah pada kita. lalu dan berlalu, meninggalkan bongkahan crita yang bragam,dan Langkah hidup ini ADA-lah sesuai dngan Karma karena hidup adalah karma takdirmu. Berjalanlah hingga tak sanggup berjalan Berjalanlah tanpa bermimpi Berjalanlah dengan gerak bukan dengan diam dan bukan dengan teriakmu. Tersenyumlah dengan air matamu Tersenyumlah hingga terlihat garis kerut wajahmu itu Tersenyumlah dengan do'a. Apapun arah langkah atas takdir yang kau dapat tersenyumlah karna senyum adalah syukur yang bertahmid. Best Regards, Hari susanto. (Array or arie)